KisaH BeTe eN HePI SeORang PNS

Ikon

Just another my bad days, or a few my good days

Homo dan Kesesatan Berfikir

Tau kan berita heboh soal pembunuhan plus mutilasi yang lagi rame itu kan?? Gua gak bakal bahas soal potong memotong badan orang ato ngomongin tips memotong tubuh manusia dengan ganas. Selain bakal ngelonjakin traffic aja yang ujung-ujungnya gua dicacimaki gara-gara cari sensasi (padahal cuma cari traffic, hehe..), juga gua lebih concern ngebahas soal yang lain, meski masih ada hubungannya soal potong bebek angsa, eh maksudnya mutilasi ding.

Yang pasti akibat pemberitaan soal mutilasi itu, ada satu pihak yang tentunya saja sangat dirugikan. Pihak manakah itu?? Tentu kaum homolah yang paling dirugikan. Gua bukan bermaksud untuk membela kaum homo ato punya niat tertentu untuk ngebela kaum homo. Apalagi jangan pernah ada pikiran saya ini homo. Gua ini asli cowok tulen, masih suka cewek. Please jangan berfikiran yang ndak-ndak. GUA BUKAN HOMO, TAUK! (Ya ampyun segitunya membela diri, hehe…).

Oke, fokus lagi. Taruhan deh, pasti di masyarakat kita pasti muncul stigma seperti ini; Homo = Pembunuh = Mutilasi. Dengan kata lain, jangan berteman ama orang homo, ntar dipotong-potong. Ato jangan pernah jadi homo, ntar jadi pembunuh berantai. Ato yang lebih syerem lagi, jangan sampe nerima orang homo jadi PNS, ntar sak departemen dibunuh satu-satu…HIIIII…..!!

Ya tentunya kayak gini nih benar-benar suatu kesesatan berfikir. Klo menurut wikipedia, itu biasa disebut sebagai Ignoratio elenchi, ya semacam kesesatan yang terjadi saat seseorang menarik kesimpulan yang sebenarnya tidak memiliki relevansi dengan premisnya. Bisa dikatakan sebagai loncatan sembarangan dari premis ke kesimpulan yang memiliki hubungan semu (tidak benar-benar berhubungan) biasanya dilatar belakangi oleh prasangka, emosi, dan perasaan subyektif. Ignoration elenchi juga dikenal sebagai kesesatan penggambaran seseorang (Image), Halo Impact , atau stereotyping.

Ini sama saja dengan stereotype yang terbangun soal PNS. Gara-gara ada PNS yang males, mbolosan, ato korupsi, eh dianggap semua PNS kayak gitu. Oke, Oke, emang banyak PNS yang kayak gitu, tapi kan gak semuanya kayak gitulah. Gara-gara ketumpahan nila, rusak susu sak tanki, ya gak fairlah. Sama juga kayak DPR. Gara-gara Al-Amin, citra DPR yang udah ancur malah tambah ancur. Ya lengkap sudah cap borok (bukan buruk lagi) tentang citra DPR.

Moral of story-nya, mbok ya jadi homo yang baek-baek aja, kalo mo jadi PNS, mbok ya yang rajin, jangan bolosan, apalagi ngaburan. Trus kalo mo jadi anggota DPR, ya harus perhatiin nasib rakyat kayak saya dan yang baca posting ini. Jangan karena gara-gara ngejar setoran partai, trus dikejar-kejar KPK. Kasihan kan KPK, udah banyak kerjaannya ngejar-ngejar koruptor yang laen…

Filed under: gado-gado, , , , ,

23 Responses

  1. akokow mengatakan:

    saya homo, homo sapiens..

  2. nah sekarang waktunya bagi anda untuk membuktikan klo semua stereotip itu tidak benar, dan pembuktian itu butuh waktu, jadai yang sabar ya….

  3. satria mengatakan:

    si HOMO si HOMO itulah namaya saya….
    si HOMO si HOMO anak yang sederhana…..

    macet lagi macet lagi..
    gara-gara si HOMO lewat…

    eiit.. jangan main melulu jangan lupa belajar ya.. pesan si HOMO

    wah ternyata baek juga ya si HOMO, si HOMO harus benar2 dijaga agar sehat jasmani dan ruhani… (kalo ini jelas sesat fikirannya)

    H: Hati
    O: Otak
    M: Mental
    O: Otot

  4. Johan mengatakan:

    Ternyata penyebab jalanan jadi macet itu gara2 si homo lagi lewat ya. Kalau lewatnya tiap hari, macetnya tiap hari juga dong.😀

  5. jutix mengatakan:

    Lah, bukannya anda itu pernah jadi Homo???
    (inget gak, masa-masa penuh suka dan duka bersama, saat kita berdua mengarungi bahtera malam usai nonton jaelangkung…..hehehehehehe…..)

  6. windi mengatakan:

    justru kebanyakan gay yg saya kenal dan saya lihat sangat baik hati, benar2 baik bukan psikopat. Itulah makanya banyak wanita yang senang berteman dengan pria gay (walaupun sebenarnya si wanita ini tidak tau bahwa temannya adalah gay), karena pria2 seperti itu sangat menghargai wanita

  7. gunawanwe mengatakan:

    susah memang menghapus stereotype yang seperti itu karena lebih banyak oknumnya ketimbang yang baik baik, akhirnya yang baik ini tertutup oleh yang jelek….
    makanya jangan sampai nanti nambah2in jumlah oknum yang jelek itu ya!

  8. Catshade mengatakan:

    Hehehe, kebetulan saya juga membahas kekeliruan berpikir yang serupa di blog saya, tapi kalau saya melihatnya dari sisi confirmation bias…😀

  9. Blogger Bukan Hacker mengatakan:

    mampir .. mampir …

  10. pnsgila mengatakan:

    @akokow,
    selamat ya…akhirnya sadar jg jd manusia…

    @herry,
    sabar…sabar…

    @satria,
    ngomong apaan seh…

    @johan,
    ini juga, ngomong apaan seh…

    @jutix,
    makanya itu, bersyukurlah dikau karena ndak jadi aku potong2, hahaha…

    @windi,
    yups, setuju. maksudnya bukan setuju saya homo lo…

    @gunawanwe,
    Tuh, dengerin tuh…

    @catshade,
    ke TKP dolo…

    @blogger bukan hacker,
    saya homo sapien, bukan homo beneran

  11. Arsyad Salam mengatakan:

    Homo Homini Lupus….🙂 betul si Novel pacar Ryan tuh gay jg ya? Kasiman deh padahal dia kan PNS kehakiman.. rusak deh korps PNS. Padahal kan masih banyak PNS yang kreatif termasuk jadi blogger… hehehehe🙂 🙂
    Salam kenal🙂

  12. Nink mengatakan:

    Ingin hati percaya klo homo tuh baik2, tapi begitu kasus ryan “penjagal jombang” muncul… wuaahhhhhhhhhhhhhhh ngeri buaangetttttttttttttttttt

  13. lydia mengatakan:

    kenapa homo ganteng2 ya? -bukan yg bencong loh-

    hiksss apakah lelaki tampan yang tersisa di dunia ini hanya homo dan pria beristri????

  14. latree mengatakan:

    sadar ga sih… kita semua sebenernya homo… sapiens!
    ehhe…
    soal PNS itu, hiks, kalo aku pulang agak telat dikit, ada aja tetangga yang nanya,”PNS kok pulang malem, apa sih yang dikerjain?”
    well, come and do what I should do!
    *emosi*

  15. the_phenomenon mengatakan:

    Kasihan deh wanita nantinya…
    Wanita banyak, yang cowoknya pada kurang…
    Untuk para pria2, jangan berpindah jalur dulu…
    Tahon depan, sejelek apapun tampang laki2, bakal laku dah…
    Hehehee…
    Bercanda bro…
    Lam kenal ya…

  16. rama mengatakan:

    bukannya cewek itu 3 kali lipat banyaknya… knapa pilih maen pedang2an??

  17. sitijenang mengatakan:

    he he he… jamannya memang sedang senang citra-mencitra. presiden aja kan katanya doyan menebar citra.😎

  18. Harry mengatakan:

    Mau HOMO atau HETERO, semua tergantung dari siapa diri kita!

    menyalahkan sana sini?
    Semua org pasti pengen dibenarkan!

    Yang harus kita lakukan sebenarnyalah … bahwa kita harus benar2 SADAR!
    Siapa diri kita, apakah kita sudah melakukan sesuatu yang benar atau salah?

    Sudahkan ANDA?

  19. Abdee mengatakan:

    Apa ya enaknya jadi homo. Heran deh.

  20. Lex dePraxis mengatakan:

    Kalo ada seorang PNS yang homo, stereotip apakah yang muncul?

    Hahaha…

  21. hiddencloset mengatakan:

    nice post.
    homo juga manusia hehe…

  22. Nunung mengatakan:

    Hi hi hi Seru banget nich critanya. Permisi omm tante semua.!;-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Follow Twitter Gue DONK!

%d blogger menyukai ini: