KisaH BeTe eN HePI SeORang PNS

Ikon

Just another my bad days, or a few my good days

Makna Kemerdekaan Bagi Gua

Weleh, sebenarnya telat banget deh gua ngebahas soal makna kemerdekaan, secara tanggal 17 udah lewat, plus telat pula daku ngisi postingan. Maklum, PNS kelas kroco, gak pernah diberi kesempatan untuk duduk tenang serta bersenda gurau plus nggosip. Udah kayak barang mewah aja bagi gua hal-hal seperti itu, padahal PNS GITU LO, PNS KOK RAJIN…hehe…:D

Ngomongin makna kemerdekaan itu udah kayak disuruh ngitungin bulu ketek sendiri (jujur, yang kepikiran bulu ketek, bukan bulu yang laen). Bagi yang gak punya bulu ketek, mohon maaf coba cari bulu-bulu yang laen untuk diitung. Bulu idung misalnya. Gimana? Sulit kan ngitungnya? Kalo toh lu bisa ngelakuinnya, ORANG GENDHENG MANA SIH YANG ISENG NGITUNGIN BULU KETEK SENDIRI?? Semprul.

Oke, intinya ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memaknai kemerdekaan. Coba baca Koran Tempo kemarin, mereka dengan edun mengangkat makna kemerdekaan dengan membuka lembaran hitam Dewan Perwakilan Rakyat. Keren banget deh bahasannya, plus ditambah kartun-kartun segala. Meski gua sebenarnya rada-rada bolot menghubungkan kemerdekaan dengan Maria Eva, misalnya. Tapi overall gua benar-benar salut ama Koran Tempo. Gak percuma deh tiap hari beli elo di kereta.

Kalo di tipi malah lebih beragam. Ada yang memaknai kemerdekaan dengan korupsi, lomba-lomba unik khas hari kemerdekaan, hingga soal kurangnya penghargaan Pemerintah terhadap para veteran perang kemerdekaan. Well, sebenarnya dari tahun ke tahun hal-hal tersebut selalu dibahas. Agak basi juga sebenarnya.

Kalo makna kemerdekaan bagi gua sendiri? Ehm…gak muluk-muluk sih, yang penting kita sebagai rakyat Indonesia diberi kesempatan untuk diberi akses informasi, diberi akses untuk berusaha, diberi akses untuk bekerja, diberi akses untuk berkreasi, diberi akses untuk berpendapat, diberi akses untuk boker di wc tetangga, diberi akses untuk godain cewek lewat, diberi akses untuk nonton bokep di internet…oke, oke kelewatan ya. Pokoknya, berikan rakyat Indonesia kesempatan untuk memperoleh akses yang dapat menyejahterakan dirinya dengan cara-cara yang bertanggung jawab.

Muluk-muluk ya?? Emang iya, hehe…Nah, kalo lo sendiri, apa dong makna kemerdekaan menurut elo?

Filed under: gado-gado, , , , , , , ,

8 Responses

  1. nisaika mengatakan:

    hhmm barangkali yang paling susah itu memerdekakan hati dan pikiran . . .

    *uwak PNS, keknya gw salah makan nih, soalnya tiba2 aja gitu ngomong serius, wakakakakak*

  2. nurussadad mengatakan:

    hari kemerdekaan : hari libur

  3. windi mengatakan:

    makna kemerdekaan menurut saya :

    membangkang perintah wajib upacara dari pemerintah :
    walopun dibayar saya tidak akan mau jauh-jauh datang dari bekasi ke kantor di jakpus pada hari libur hanya untuk panas-panasan di lapangan ngikutin upacara yang boaring abis. Kurang kerjaan

  4. kishandono mengatakan:

    kebebasan yang bertanggung jawab

  5. och4mil4n mengatakan:

    makna kemerdekaan buat gw: bebas dari beban skripshit.
    huahh.

  6. […] medal. Some bloggers write Merdeka, with question mark and with exclamation mark. Some try to find meaning, some rant, some ask questions, questions and more question. Some want their Indonesia back, and […]

  7. OneRepublik mengatakan:

    In philosophy, freedom often ties in with the question of free will.

    tapi menurut Guwe “MERDEKA” adalah Pensiun dari PNS dengan mebawa uang segudang tanpa diulik-ulik ama KPK!

    Merdeka!!!!

  8. Hedwig™ mengatakan:

    gw upacara bendera bareng tetangga🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Follow Twitter Gue DONK!

%d blogger menyukai ini: