KisaH BeTe eN HePI SeORang PNS

Ikon

Just another my bad days, or a few my good days

Laskar Pelangi

Sebenarnya jujur gua katakan kalo gua secuilpun belum baca memoarnya Andrea Hirata yang sangat fenomenal itu. Kalo disuruh komentar tentang buku Laskar Pelangi, jawaban gue singkat, ‘Itu novel jadul soal perang kemerdekaan ya??’ Hehehe… Di kereta juga gua sering banget liat orang-orang asyik masyuk baca buku itu. Tebelnya memang lumayan bikin benjol pala kalo ditimpukin.

Trus gua juga pernah nonton acaranya Kick Andy (awalnya gua pikir itu acara tentang tips praktis menendang pantat a la Andy, ealah ternyata itu acaranya Oprah yang abis dioperasi ganti kelamin) dan mengangkat tentang buku itu. Ternyata buku itu berhasil menginspirasi banyak orang! Langsung deh gua penasaran berat dengan buku Laskar Pelangi itu. Bukan penasaran buat baca buku itu (secara gua termasuk kutu buku yang males baca buku tebal-tebal, hehe…), tapi mencari sebab mengapa buku itu begitu menginspirasi.

Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di pulau Belitong yang penuh dengan keterbatasan. Mereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Pada bagian-bagian akhir cerita, anggota Laskar Pelangi bertambah satu anak perempuan yang bernama Flo, seorang murid pindahan. Keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik. Mereka tidak sendiri, ada seorang Ibu Muslimah yang ternyata mampu memacu mereka mengatasi segala kekurangan yang ada.

Itu kata Wikipedia, hehe..Lagi-lagi sebuah cerita perjuangan sekelompok manusia dalam mengatasi segala kekurangan. Mungkin gua gak akan membahas terlalu detil jalan cerita novel tersebut, apalagi membahas buku-buku Andrea yang lain. Gara-gara kisah Laskar Pelangi itu, tiba-tiba jadi teringat diri sendiri. Maksudnya sih bukan mo nyama-nyamain kisahnya Andrea Hirata. Mungkin tepatnya intropeksi diri.

Jadi PNS itu memang penuh keterbatasan. Kalo soal gaji mungkin gak ada yang nyangkal. Tapi apa karena itu kita harus membatasi diri pula? Memang benar tidak semua PNS ‘seburuk’ itu nasibnya. Ada pula yang cukupan, malah berlebih. Tidak hanya masalah gaji, masalah fasilitas pula sering kali daya dukung kerjaan tidak ‘layak’. Dulu waktu gua pertama masuk jadi PNS, satu-satunya fasilitas yang gua dapet adalah meja kursi plus aer putih segelas. Parah? Itu masih mending, malah ada pegawai yang kerjaannya pindah-pindah meja kerja. Komputer? Ada dan itu cuma dua dan hanya satu yang berkoneksi internet.

Kondisi seperti itu ternyata belum apa-apa. Masih ada kisah ‘gila’ suster apung (ini bukan sodaranya suster ngesot) yang harus melayani masyarakat dari pulau ke pulau hanya menggunakan perahu sederhana. Belum lagi kisah para guru yang bertugas di pedalaman yang asli-asli gak ada listrik dan transportasi yang layak. Kadang hanya bisa ditembus oleh jalan kaki.

Lah ini, keluhan cuma gaji kecil ama kurang fasilitas. Itu aja rasanya udah mo modar. Apalagi mereka, yang bisa jadi denger suara radio aja udah kayak rahmat sekalian alam. Ternyata Laskar Pelangi (meski gua gak baca novelnya) paling tidak udah sedikit membuka perspektif bagaimana gua harus memandang kerjaan gua di PNS.

Moral of Story-nya, kayaknya gua langsung nonton filmnya aja deh…

Filed under: Uncategorized, , , , , ,

7 Responses

  1. Elfarid mengatakan:

    Bahasan sama tapi ada download lagu OST Laskar pelangi by Nidji di http://elfarid.multiply.com/journal/item/804/FILM_LASKAR_PELANGI

  2. yessymuchtar mengatakan:

    dasar pns gila..bisa bisanya nyari topik buat nyama nyamain laskar pelangi dan nasib PNS heheheh

    eh manaa katanya mau tukeran links,,biar blog ku ikutan ngetop kayak blog mu hehehe

  3. pnsgila mengatakan:

    @yessy,
    Sudah, bisa dicek di blogrollnya

  4. SlempitanJempolKaki™ mengatakan:

    mending gak mbaca. biar kalo pas nonton, gak bisa mbanding2in

  5. Benazio mengatakan:

    buset kasian amat itu internet cuma satu .. sabar yah hehee ..

    wahaha filmnya keren banget, paling keren pas si aling jatohin kapur, terus si ikal ngeliat mukanya gitu, HUAHAHA nongol bunga2 hahaaa .. nice nice nice .. 9/10😀

  6. rerere mengatakan:

    gw suka bgt cara pandangnya lintang tentang kelas mereka yang udah jelek lalu dibandingkan dengan sel tempat bung karno dipenjara…

    kayaknya langsung menyadarkan gw untuk bersyukur (tsaaah)

    btw, kasian tuh suster apung yang dokumentasi nya di pake buat kampanye nya soetresno ngachir

  7. Inong mengatakan:

    bagusan baca bukunya..😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Follow Twitter Gue DONK!

%d blogger menyukai ini: