KisaH BeTe eN HePI SeORang PNS

Ikon

Just another my bad days, or a few my good days

Penebar Kebencian

Barusan gua abis baca berita yang cukup menarik di Detik.com. Beritanya berbicara tentang kasus-kasus penebar kebencian. Jadi intinya sekarang lagi marak di sosmed mengenai akun-akun atau orang-orang yang suka banget nge-posting berita atau tautan atau kadang nulis status yang menunjukkan atau menyebarkan kebencian terhadap satu golongan tertentu atau kepada pihak tertentu. Nah di berita itu mengabarkan ada sekelompok orang yang menamakan diri Forum Komunikasi Digital menelurkan sebuah petisi yang bisa diakses di situs change.org. Isinya adalah mengajak pihak-pihak terkait di pemerintahan untuk serius memperhatikan persoalan hate-speech ini dengan menelurkan aturan-aturan yang dibutuhkan.https://i1.wp.com/panampost.com/wp-content/uploads/hate-speech-is-not-free-speech.jpg

Gua gak tau pasti kapan kasus-kasus penebar kebencian mulai merebak. Yang pasti sepanjang pengetahuan gua kasus ini sudah lama merebak, terutama diiringi naiknya pamor socmed sebagai media online yang sangat memasyarakat. Dan dari sepengetahuan gua juga, kasus ini mulai naik tajam tatkala perhelatan Pilpres 2014 kemarin. Itu yang namanya timeline facebook gua ataupun di twitter silih berganti diisi dengan saling serang dari masing-masing pendukung calon presiden.

Dan herannya lagi, after terpilihnya Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden pun, yang namanya saling serang di socmed gak tambah berhenti, malah tambah kisruh. Mungkin saking hot-nya, saling serang sudah mulai menyentuh aspek menyebar kebencian, mengolok-olok personal, hingga membawa-bawa kalangan minoritas tertentu sebagai biang dari permasalahan bangsa ini.

Pokoknya seru deh. Mungkin saking serunya, gua sampe muak ngebacanya. Sempat gua puasa buka socmed selama beberapa bulan gara-gara saking muaknya. Ini beneran lo! Ini jelas menunjukkan otak gua sudah gak muat lagi dijejali hal-hal seperti itu.

Mungkin lo perlu paham dulu beda antara penyebaran kebencian dengan penyampaian pendapat secara kritis. Jelas banget beda jauh kayak bumi dan pluto. Yang pertama jelas-jelas mempertunjukkan kebencian terhadap seseorang atau suatu golongan yang kadang diikuti dengan ajakan untuk membenci juga. Sedangkan yang kedua, lebih berbicara mempertanyakan dan mengritisi sesuatu yang dirasa tidak baik atau benar.

Gua kasih contoh ya biar mudah. Pernyataan pertama: “Lo jangan pilih nih orang cina bangke jadi pemimpin! Darahnya haram buat ditumpahkan! Orang pribumi harus memimpin ibukota Jakarta! Pokoknya orang pribumi!”

Pernyataan kedua: “Gua rasa Gubenur Ahok tidak pantas memimpin Jakarta! Kampung Pulo aja digusur secara semena-mena. Padahal kan ada cara yang lebih elegan yang bisa dipakai untuk menggusur!”

Dua pernyataan yang sebenarnya memiliki maksud yang sama, namun disampaikan dengan cara yang berbeda. Yang pertama disampaikan dengan mengedepankan kebencian dengan jargon SARA, sedangkan yang kedua disampaikan dengan keras, tapi dari sisi kebijakan atau tindakan yang diambil.

Selain itu yang patut diingat bahwa penyebaran kebencian sering dibalut dengan penyampaian informasi yang menyesatkan atau misleading. Jadi kesannya terlihat kritis, tapi padahal justru menyesatkan. Menurut gua jenis penyebaran kebencian model begini jauh lebih berbahaya karena sudah sifatnya melakukan fitnah. Ya kan tau sendiri fitnah lebih kejam dari fitness, eh membunuh.

Jadi gua saranin bagi elo-elo yang suka banget sharing berita atau posting atau apapun itu, TOLONG DIBACA LAGI BAIK-BAIK. Di Al Qur’an sendiri jelas-jelas mengatakan, jangan karena lo lo pada memiliki kebencian pada suatu kaum, lalu lo lo berbuat tidak adil kepada mereka. Seperti apa yang namanya berbuat tidak adil itu? Ya nyebarin berita yang gak bener, berita yang belum bisa dikonfirmasikan, menyebarkan sangkaan-sangkaan yang tidak mendasar, bahkan sampe harus memfitnah.

Gitu.

 

Filed under: gado-gado, , ,

One Response

  1. alex mengatakan:

    mantapp, hancurkan para pembuat berita aneh” heheheh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Follow Twitter Gue DONK!

%d blogger menyukai ini: